Total Tayangan Laman

Jumat, 19 Agustus 2011

Komunikasi



Istilah komunikasi diambil dari bahasa Inggris yaitu “communication” yang berarti; perhubungan, kabar, perkabaran. Istilah tersebut berasal dari bahas latin yaitu “communicatio” artinya pemberitahuan, memberi bahagian, pertukaran di mana si pembicara mengharapkan pertimbangan atau jawaban dari pendengarnya. Kata sifatnya adalah communis yang berarti “bersifat umum dan terbuka, bersama-sama”. Kata kerjanya adalah “communicara” yang berarti “bermusyawarah, berunding dan berdialog”
Komunikasi pada hakikatnya adalah hubungan timbal balik antara pemberi dan penerima informasi. Kedua belah pihak tersebut harus ada persesuaian, kerjasama dan keterbukaan antara yang satu dengan yang lainnya. Jadi sistem dialog atau musyawarah dalam hal ini sangat diperlukan supaya terjadi kekompakan antara pemberi dan penerima pesan.
Untuk memahami pengertian komunikasi dapat dilihat dari beberapa pendapat para ahli antara lain:
1. Menurut William Albiq Teguh Mainanda seperti dikutip oleh Onong Uchjana Effendi bahwa komunikasi adalah penyampaian lambang-lambang yang berarti diantara individu.
2. Menurut Carl I. Hovland juga dikutip oleh Onong Uchjana Efendy bahwa ilmu komunikasi adalah upaya yang sistematis informasi serta pembentukan pendapat dan sikap.
Selanjutnya, prinsip komunikasi dalam makalah ini yang dikaitkan dengan Al-Qur’an berarti menelusuri rumusan-rumusan prinsipil dalam melakukan interaksi dengan orang lain yang disinyalir dalam Al-Qur’an.
Kehidupan manusia ditandai dengan pergaulan di antara manusia dalam keluarga, lingkungan, masyarakat, sekolah, tempat kerja, organisasi sosial dan sebagainya. Semuanya ditunjukkan tidak saja pada derajat suatu pergaulan, jenis relasi, mutu interaksi-interaksi di antara mereka, tetapi juga terletak pada sejauh mana keterlibatan mereka satu dengan yang lainnya dan saling mempengaruhi. Dalam hal ini, komunikasi bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada mereka, agar apa yang disampaikan atau diterima dapat dimengerti, sehingga dengan komunikasi tujuan dapat tercapai.
Komunikasi merupakan aktivitas menyampaikan pesan (message) dari seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan) dengan menggunakan simbol-simbol, baik berupa bahasa, suara maupun isyarat dengan tujuan menciptakan persamaan dalam pengetahuan, sikap dan tingkah laku. Kegiatan seperti ini mutlak diperlukan bagi manusia dalam kehidupannya sebagai makhluk berbudaya (humen culture) demi mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidupnya. Komunikasi tidak dilepaskan dari kehidupan manusia sebagai makhluk individu, makhluk sosial dan makhluk berketuhanan.
Sebagai makhluk sosial, manusia mengadakan komunikasi dengan sesama manusia dalam kehidupan sosial dalam berbagai bentuk dan manifestasinya, baik menggunakan media komunikasi tradisional atau teknologi komunikasi modern. Dalam ilmu komunikasi, komunikasi antar manusia (human communication) inilah yang paling banyak dibahas, dikaji dan dikembangkan selaras dengan perkembangan sains dan teknologi.

Pada umumnya komunikasi mempunyai beberapa tujuan antara lain:
1. Supaya apa yang disampaikan itu dapat dimengerti. Oleh sebab itu, sebagai komunikator harus menjelaskan kepada komunikan (penerima pesan) dengan sebaik-baiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengerti dan mengikuti apa yang dimaksudkan.
2. Memahami orang lain. Komunikator harus mengerti benar aspirasi masyarakat tentang apa yang diinginkannya. Jangan memberikan jalan ke timur padahal mereka menginginkan jalan ke barat. Hal ini dapat mengakibatkan tidak tercapainya tujuan serta tidak terjalin kekompakan.
3. Supaya gagasan dapat diterima orang lain. Gagasan dapat diterima oleh orang lain melalui pendekatan persuasive bukan dengan jalan memaksa kehendak.
4. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu. Sesuatu disini dapat bermacam-macam, seperti kegiatan. Kegiatan yang dimaksudkan di sini adalah kegiatan yang lebih banyak mendorong. Namun yang paling penting harus diingat adalah bagaimana cara yang baik untuk melakukannya.
Dengan demikian tujuan komunikasi adalah terjalinnya saling pengertian antara komunikator dan komunikan, sehingga yang perlu diperhatikan dengan baik sebelum mengadakan komunikasi adalah meneliti apa yang menjadi tujuan komunikasi.
Di sisi lain, komunikasi merupakan kegiatan pokok dalam kehidupan bermasyarakat, karena melalui komunikasi orang dapat mempengaruhi dan mengubah sikap dan tingkah laku orang lain, membentuk suatu consensus yang dikenal dengan pendapat umum (public opinion). Jadi sebenarnya masalah komunikasi ini secara mutlak merupakan bagian dari kehidupan manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar