Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label PUISIKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISIKU. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2011

Tentang Rasa

 
 
Begitu mudah hatiku berubah...
Tiap jam, menit, bahkan detik...
Rasa itu TAK MENENTU...
 
Rasa tadi bukanlah rasa sekarang...
Selalu ada PERTIDAKSAMAAN...

Andai saja rasa itu membentuk sebuah BARISAN...
Kan ku cari RUMUS tuk menentukan perasaanku...
Agar aku bisa menyiapkan diri...
Tuk hadapi rasa ini...

Ah, mustahil...
Rasa bukanlah MATEMATIKA...
Yang bisa ku tebak dengan LOGIKA...
Tak mungkin bisa mengSUBTITUSIkan rasa...
Apalagi mengELIMINASIkannya...

Biarlah rasa ini berjalan sendiri...
Selama masih dalam LIMIT kemampuanku...
Tak perlu aku JABARkan...
Karena ku tau...
Rasa ini adalah UNION dari begitu banyak rasa...


Karya: Hari Adityawan

Selasa, 13 September 2011

Perubahan



Semua berubah begitu saja...
Kini ku merasa berbeda...
Tak mau lagi dimanja...
Semua rasa takutku juga...
Hilang seketika...

Semua berubah begitu saja...
Kini ku merasa tertarik pada wanita...
Entah karena cinta...
Atau sekedar suka...
Semua membuatku bahagia...


Semua berubah begitu saja...
Diriku merasa lebih berani...
Menghadapi dunia ini...
Seribu masalah datang menghampiri...
Ku jalani dengan tabah hati...


Semua berubah begitu saja...
Semuanya telah berubah...
Berubah, berubah, terus berubah....

Kesetiaan



Aku tak percaya...
Kau yang dulu bersamanya...
Memintaku untuk merajut cinta...
Memintaku tuk menggantikannya...
Sungguh aku tak bisa...
Aku hanya manusia biasa...
Tiada yang istimewa...


Aku tak percaya...
Kau paksaku tuk bersamamu...
Walau kau tau semua tentang diriku...

Maafkan aku,
Aku tak mau merajut cinta semu...
Aku tak bisa bersamamu...
Aku hanya ingin dirinya satu....
Tak mau aku mendua...
Aku takut dia kecewa...
Aku hanya ingin setia...

Aku Manusia Biasa

 

Aku Manusia biasa,
Yang jauh dari kata sempurna.
Aku manusia biasa,
Yang berlumurkan dosa.
Aku manusia biasa,
Yang lemah di hadapan wanita.
Aku manusia biasa,
Yang haus akan cinta.
Aku manusia biasa,
Tak bisa hidup sendiri,
Menghadapi dunia ini,
Karena aku manusia biasa.